Ciri Ciri Pubertas pada Usia Remaja
Ciri Ciri Pubertas pada Usia Remaja

Ciri Ciri Pubertas pada Remaja yang Perlu Orangtua Ketahui

Masa remaja adalah masa paling labil. Pada masa ini, manusia mengalami pertumbuhan dan perubahan. Dimulai dari perubahan pada fisik dan non fisik. Masa ini sering disebut dengan masa pubertas.

Hampir semua orang yang memasuki masa pubertas akan mengalaminya. Namun, ada perbedaan waktu pubertas pada laki-laki dan perempuan. Umumnya, perempuan lebih cepat mengalaminya. Dimana pubertas bagi perempuan saat umurnya menginjak 8 hingga 16 tahun. Sedangkan laki-laki, baru merasakannya saat berumur mulai dari 10 hingga 18 tahun.

Ternyata, perbedaan jenis kelamin turut mempengaruhi setiap pertumbuhan dan perubahan pada manusia. Untuk itu, kami akan coba ulas ciri ciri pubertas agar kiranya kamu bisa mendeteksi perubahan yang akan terjadi saat memasuki masa puber.

Ciri Ciri Pubertas pada Usia Remaja

Masa remaja merupakan masa transisi dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa. Selama masa remaja, perubahan fisik mulai tampak signifikan. Perubahan pubertas dipengaruhi oleh hormon di dalam tubuh. Perubahan tersebut berupa perubahan fisik, perilaku, dan pola pikir.

Hormon diproduksi oleh tubuh untuk mengontrol proses tertentu dalam tubuh. Wanita menghasilkan hormon yang berbeda dari yang dihasilkan pria. Misalnya, pria punya janggut, tetapi wanita tidak. Mengenai detail Ciri ciri pubertas pada anak laki-laki dan perempuan, yuk ikuti terus.

Ciri Pubertas pada Remaja Laki-laki

  • Tumbuhnya jakun di tenggorokan
  • Suara menjadi lebih besar dan berat
  • Mulai tubuh rambut di area ketiak dan kemaluan
  • Mulai suka tumbuh jerawat pada wajah
  • Mengalami mimpi basah pada malam hari

Ciri Pubertas pada Remaja Perempuan

  • Kulit berminyak
  • Mulai tumbuh rambut halus di ketiak dan kemaluan
  • Pinggul membesar
  • Payudara mulai terbentuk
  • Mengalami masa Menstruasi (Haid)

Selain Perubahan Fisik, remaja pada masa pubertas juga mengalami perubahan psikis / emosional. Umumnya, remaja menjadi lebih sensitif dan rentan tersinggung. Fase ini menjadikan seorang anak nampak labil. Kondisi ini harus mendapat bimbingan dari orang terdekatnya agar ia mampu menstabilkan kondisi psikisnya.

Kiat agar Tetap sehat selama Masa Pubertas

Untuk menjaga kesehatan tubuh, kamu perlu memperhatikan beberapa langkah mudah berikut ini :

  • Mandi dan gosok gigi secara teratur untuk menghindari bau dan sakit gigi.
  • Pakaian yang digunakan hendaknya mampu menyerap keringat. Pakaian perlu diganti secara teratur untuk menghindari jamur maupun bakteri jahat.
  • Wajah dan rambut yang sering terkena debu harus dicuci secara rutin agar tetap bersih. Agar wajah tetap sehat, sebaiknya jangan menggunakan produk kecantikan tanpa petunjuk dari orang yang berpengalaman.
  • Jika Anda memiliki jerawat, jangan menyentuhnya secara langsung karena dapat menyebabkan infeksi.
  • Berpakaianlah yang sopan sesuai dengan aktivitas harian kamu.

Perubahan Tingkah Laku dan Sikap Remaja saat Pubertas

  • Mulai Memperhatikan Penampilan

Mengatur penampilan saat keluar rumah jadi poin penting bagi remaja, utamanya perempuan.

Karena kamu masih anak sekolah, hendaknya tidak berlebih-lebihan dalam berpenampilan. Selain tampil glowing itu butuh modal, kamu juga akan jadi pusat perhatian dari Guru BK di sekolah. Aturlah penampilanmu yang tidak berlebihan namun tetap membuatmu nyaman.

Pada masa pubertas, kamu juga perlu melatih diri untuk membentuk kepribadian baik. Caranya cukup mudah dan gratis!

Pertama, jadilah pribadi yang murah senyum. Kedua, selalu berpikir positif dan pandai bersyukur. Ketiga, tampil percaya diri dengan penampilan yang bersih dan sederhana.

  • Memiliki rasa ingin tahu yang Besar

Pernahkah kamu dilarang oleh orangtuamu untuk melakukan sesuatu saat masih kanak-kanak?

Hampir semua anak pernah dilarang keras oleh orangtuanya. Ini mungkin karena dampak yang akan terjadi bilamana sang anak mengerjakan hal terlarang bagi orangtua tersebut.

Pada masa pubertas, rasa ingin tahu dan suka mencoba-coba hal baru kian memuncak.

Orangtua harus lebih care terhadap anaknya agar tidak mencoba hal-hal yang terlarang, baik dari sisi negara maupun agama. Anak remaja sangat butuh bimbingan dari orangtuanya.

Untuk itu, orangtua harus memastikan kondisi keluarganya selalu damai agar anak tidak hilang arah dalam bertindak.

  • Mulai Tertarik pada Lawan Jenis

Fase pubertas ini yang sering bikin orangtua sakit kepala. Ini karena sang anak sudah mulai memandang lawan jenisnya menggunakan hati. Tak ayal banyak remaja yang sudah pacaran sejak SMP.

Hal umum yang perlu diketahui, kondisi adalah hal yang lumrah terjadi. Tinggal, bagaimana kita sebagai orangtua sang anak yang membimbingnya.

Sebagai orangtua, Kita bisa ajak sang anak untuk mengisi waktunya dengan kegiatan positif.

Membimbing anak sangat membutuhkan ketenangan dan kesabaran. Saat berbicara dengannya, kita harus berkomunikasi dan berpikir dari sudut pandang remaja. Dengan demikian, komunikasi antar orangtua dan anak akan terjalin baik. Tetaplah tegas dalam membimbing, sesekali bersikap humoris pun tak masalah.

Demikianlah ciri ciri pubertas pada remaja berikut dengan kondisi yang dialaminya. Semoga informasi ini bermanfaat ya.

About admin

Check Also

Cara Mudah Mendeteksi Cowok Bajingan

Cara Mudah Mendeteksi Cowok Bajingan, biar Tidak Jadi Korban

Cara Mudah Mendeteksi Cowok Bajingan – Banyak cewek di dunia yang terpana dengan ketampanan cowok. Mereka …

Cara Keren Menyatakan Cinta Agar Diterima oleh Gebetan

Cara Keren Menyatakan Cinta Agar Diterima oleh Gebetan

Cara Keren Menyatakan Cinta Agar Diterima oleh Gebetan – Menyatakan cinta adalah hal yang harus …

Cara Keluar dari Friendzone

Cara Keluar dari Friendzone, Biar Gak Jadi Korban Baper Terus!

Cara Keluar dari Friendzone – Kita semua tentunya udah pernah kena friendzone setidaknya sekali seumur …